Saham Hong Kong berakhir pada Jumat sedikit lebih rendah karena pergerakan para profit-takers setelah naik lebih dari 16% pada dua hari sebelumnya menyusul janji dukungan China untuk pasar.

Sentimen pasar global nampaknya mereda setelah hampir tiga hari kinerja optimis karena kecemasan atas pembicaraan damai Ukraina dengan Rusia meningkat. Yang juga menantang sentimen adalah pernyataan Barat atas konflik Kyiv-Moskow dan peningkatan baru dalam angka COVID-19 China.

Reuters melaporkan peningkatan infeksi virus harian setelah menurun dua hari dari rekor tertinggi. Sebelumnya pada hari itu, laporan produksi pabrik dimulai kembali di lima distrik Shenzen membuat pembeli berharap.

Hari ini tidak ada agenda ekonomi untuk China.

Saham Hong Kong ditutup dengan kenaikan cukup besar pada hari Kamis melanjutkan kenaikan sembilan persen dari hari sebelumnya, pasca janji pemerintah China untuk mendukung pasar.

Saham teknologi di China adalah pemenang utama sementara Hang Seng Hong Kong memimpin kenaikan Asia-Pasifik dengan kenaikan hampir 2/0% setiap hari karena Reuters menyebutkan “China melaporkan 1952 kasus virus corona baru pada 15 Maret versus 3602 sehari sebelumnya.”

Hari ini tidak ada agenda ekonomi untuk China.

Saham Hong Kong melambung pada Rabu setelah otoritas China menjanjikan dukungan yang sangat dibutuhkan untuk pasar yang terpukul.

Berita tersebut memicu kenaikan Indeks Hang Seng Hong Kong terutama pada saham perusahaan-perusahaan teknologi China daratan yang tidak menentu akibat aksi jual tahun ini karena tindakan keras pemerintah China terhadap sektor tersebut.

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA