Broker Online | Forex | Trading Online | Bursa Forex

Broker online – Sentimen pasar yang masih mengedepankan sikap hawkish dari Federal Reserve terhadap kebijakan moneternya, telah membatasi kenaikan harga Emas berjangka yang masih mendapat dukungan dari permintaan safe-haven menyusul belum adanya tanda-tanda pertempuran di Ukraina akan mereda.

Salah seorang analis pasar senior di City Index, Matt Simpson mengatakan kepada Reuters bahwa masih sedikitnya aliran permintaan terhadap aset safe haven seperti emas lebih banyak disebabkan oleh pihak pemerintah Ukraina yang secara resmi menolak tenggat waktu dari pihak Rusia.

GAMBAR BROKER ONLINE

Diberitakan bahwa Ukraina telah menolak seruan dari Rusia untuk menyerahkan kota Mariupo sehingga nampaknya konflik antar kedua negara yang diawali oleh invasi Rusia, belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Sementara itu pada Jumat lalu dua orang pejabat pembuat kebijakan The Fed mengatakan bahwa bank sentral AS perlu mengambil langkah yang lebih agresif untuk memerangi inflasi, yang mana pernyataan dari Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari yang menginginkan kenaikan suku bunga menjadi 1.75% hingga 2% di tahun ini, telah menjadi hambatan bagi kenaikan emas secara lebih lanjut.

Lebih lanjut Simpson mengemukakan bahwa harga emas secara otomatis akan merespon semua katalis dari konflik Ukraina secara lebih baik karena setelah Ukraina menyampaikan penolakannya secara resmi kepada Rusia maka hal ini akan menempatkan pembicaraan damai semakin jauh di belakang dan tentunya akan membawa kekhawatiran lebih lanjut terhadap kendala pasokan untuk pulih yang pada akhirnya menghambat pemulihan ekonomi secara global.

Untuk mengikuti rekomendasi harian, silahkan bergabung di account telegram CyberFutures @CFNewsJkt

Emas telah turun sekitar 2.8% sejauh pekan ini dengan investor awalnya memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve AS.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil dan karenanya dapat membebani permintaan emas. Sementara itu, meskipun lingkungan inflasi saat ini, yang telah diperburuk dalam beberapa pekan terakhir oleh perkembangan geopolitik antara Ukraina dan Rusia, menjaga emas tetap ditopang di tengah permintaan perlindungan dari inflasi, itu mungkin terus mendorong The Fed ke arah yang lebih hawkish. Dua pembuat kebijakan The Fed yang paling hawkish, James Bullard dan Christopher Waller, pada hari Jumat menyerukan percepatan laju pengetatan tahun ini.

Dalam waktu dekat, geopolitik masih tetap menjadi faktor utama yang dipantau di tengah harapan perdamaian Rusia-Ukraina. Lebih banyak kemunculan pejabat The Fed nanti dengan Michelle Bowman, Charles Evans dan Thomas Barkin semuanya dijadwalkan untuk berbicara.

Dollar Amerika tetap di bawah tekanan jual sepanjang hari kemarin, mempercepat kemerosotannya. Greenback dipengaruhi oleh pelemahan terus-menerus dalam imbal hasil obligasi pemerintah setelah pengumuman Fed yang hawkish pada hari Kamis.

Harga emas telah naik mendekati $1950 meskipun ada kenaikan suku bunga Federal Reserve AS. The Fed menaikkan suku bunga utama sebesar 25 basis poin. Ketua The Fed Powell juga meningkatkan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut. Proyeksi anggota The Fed menunjukkan tujuh kenaikan suku bunga pada akhir tahun, termasuk kemarin.

Sebelumnya reaksi pasar awal menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS mendorong lebih tinggi dan membantu dollar mengumpulkan kekuatan terhadap para pesaingnya, namun pada akhirnya pernyataan Ketua FOMC Jerome Powell-lah yang dapat menenangkan pasar.

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA