Suzuki: Kekhawatiran Tokyo Mendalam Atas Gejolak Yen Yang Kuat

Broker Online | Forex | Trading Online | Bursa Forex

Broker online - Jepang menjelaskan kepada rekan-rekan G7-nya mengenai yen baru-baru ini 'agak cepat' penurunan, menteri keuangan Shunichi Suzuki mengatakan pada hari Kamis, menggarisbawahi kekhawatiran Tokyo atas penurunan tajam mata uang ke level terendah dua dekade terhadap dollar.

Suzuki tidak mengomentari bagaimana para pemimpin keuangan G7 menanggapi, hanya mengatakan bahwa pertemuan di Washington D.C., berfokus pada diskusi mengenai ekonomi global dan invasi Rusia ke Ukraina daripada pergerakan nilai tukar.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan mereka, para pemimpin mengatakan mereka memantau dengan cermat pasar keuangan global yang bergejolak tetapi tidak menyebutkan nilai tukar secara langsung.

GAMBAR BROKER ONLINE
Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki

Suzuki mengatakan G7 kemungkinan terjebak pada kesepakatannya bahwa pasar harus menentukan nilai tukar mata uang dan kelompok tersebut akan berkoordinasi erat pada pergerakan mata uang dan pergerakan nilai tukar yang berlebihan dan tidak teratur akan mengganggu pertumbuhan secara keseluruhan.

"Saya percaya pemikiran dasar G7 tentang nilai tukar tetap utuh," kata Suzuki pada konferensi pers setelah pertemuan dengan para pemimpin keuangan negara-negara maju Kelompok Tujuh, yang diadakan di sela-sela pertemuan Dana Moneter Internasional.

Dia menambahkan bahwa pergerakan mata uang yang cepat tidak diinginkan, ketika ditanya tentang penurunan tajam yen baru-baru ini.

Yen sedikit memperpanjang kerugian dari hari sebelumnya, jatuh ke 128.63 yen per dollar sesaat setelah pernyataan tersebut, tetapi masih turun dari level terendah 20-tahun di 129.40 yang dicapai pada hari Rabu.

Mata uang telah jatuh terhadap dollar dengan Bank of Japan (BOJ) terus mempertahankan kebijakan suku bunga ultra-rendah yang kontras dengan meningkatnya peluang kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve (Fed) AS.

Investor percaya yen semakin jatuh, dengan sebagian besar bertaruh bahwa bahkan intervensi pemerintah tidak akan cukup untuk membalikkan/melawan momentum tersebut.

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda yang juga menghadiri pertemuan tersebut, mengatakan volatilitas nilai tukar yang berlebihan dapat mempengaruhi aktivitas bisnis secara luas.

"Diinginkan agar nilai tukar bergerak stabil, mencerminkan fundamental," kata Kuroda. "BOJ akan hati-hati melihat bagaimana pergerakan mata uang dapat mempengaruhi ekonomi dan harga Jepang."

Untuk mengikuti rekomendasi harian, silahkan bergabung di account telegram CyberFutures @CFNewsJkt

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA