Euro Naik Lebih Tinggi Fokus Pada ECB, Dollar AS Sedikit Mundur

Broker Online | Forex | Trading Online | Bursa Forex

Broker online - Euro naik lebih tinggi pada hari Senin. Karena pasar fokus pada alat ECB untuk memerangi fragmentasi di zona mata uang. Dengan mengabaikan risiko kemacetan politik di Perancis untuk saat ini setelah Presiden Emmanuel Macron kehilangan mayoritas absolut dalam pemilihan parlemen.

Aliansi Macron's Ensemble mengamankan kursi terbanyak di Majelis Nasional tetapi jauh dari mayoritas mutlak untuk mengendalikan parlemen, hasil akhir menunjukkan.

Analis dan pedagang melihat melewati hasil pemilihan untuk fokus pada upaya ECB untuk menahan biaya pinjaman di selatan zona dan prospek kebijakan moneter global.

GAMBAR BROKER ONLINE

"Meskipun kepresidenan Macron dan mayoritas di parlemen akan sangat positif untuk kerja sama zona euro, Itu lebih untuk jangka panjang. Itu bukan sesuatu yang mempengaruhi pasar di sini dan sekarang," kata Ingvild Borgen Gjerde, analis FX dari DNB Markets.

"Ada dua hal yang sangat penting bagi euro. Yakni: alat anti-fragmentasi macam apa yang dapat dibuat oleh ECB dan prospek kebijakan moneter."

Presiden ECB Christine Lagarde pada hari Senin menegaskan kembali rencana untuk menaikkan suku bunga ECB dua kali musim panas ini sambil memerangi pelebaran spread dalam biaya pinjaman dari negara-negara zona euro yang berbeda.

Euro terakhir naik terhadap dollar hingga menyentuh tertinggi minggu lalu di $ 1.05998 pada Kamis lalu.

Dollar sedikit berubah pada 135.03 yen. Setelah mencapai 135.44 yen pada sesi perdagangan Asia Pasifik, mendekati puncak Rabu di 135.60, tertinggi sejak Oktober 1998.

Indeks dollar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang termasuk euro dan yen, turun 0.4% menjadi 104.31 tetapi tetap mendekati level tertinggi dua dekade di 105.79 pada hari Kamis ketika Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin dalam upaya untuk menjinakkan inflasi yang tinggi.

Ketua Fed Jerome Powell akan bersaksi di depan Senat dan DPR pada hari Rabu dan Kamis minggu ini.

Mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti dollar Australia dan Selandia Baru masing-masing melonjak 0.5% dan 0.4%. Karena sentimen risiko stabil setelah perdagangan yang bergejolak minggu lalu.

Dollar kehilangan 0.3% menjadi 0.96685 franc Swiss, sementara sterling naik 0.3% menjadi $ 1.2256.

Untuk mengikuti rekomendasi harian, silahkan bergabung di account telegram CyberFutures @CFNewsJkt

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA